Berjilbab kok Suka Ngacungin Jari Tengah

Baru baru ini gue nemuin sebuah fenomena dimana banyak anak cewek yang berbicara dan berperilaku tak sesuai norma sosial dan norma agama. Sungguh sangat tidak mencerminkan wanita berpendidikin, karena setiap merak gerak sedikit saja sudah ngluarin kalimat kotor.

Berjilbab

Di Surabaya sendiri banyak anak muda yang berbicara kotor yaitu Jancok , tetapi itu semua mereka lakukan karena sebagai simbol kerukunan dan pertemanan, bukan karena unsur kebencian. Itupun kebanyakan yang ngeluarin kata kata kotor arek arek Surabaya yang cowok, itupun tidak semua. Belum lengkap kalau belum gue jelasin sejarah jancok di Jawa Timur menurut Prof Wiki....

Jancok, Dancok, atau disingkat menjadi Cok (juga ditulis Jancuk atau Cuk, Ancok atau Ancuk, dan Coeg) adalah sebuah kata yang menjadi ciri khas komunitas masyarakat di Jawa Timur, terutama Surabaya dan sekitarnya. Selain itu, kata ini juga digunakan oleh masyarakat Malang dan Lamongan. Meskipun memiliki konotasi buruk, kata jancok menjadi kebanggaan serta dijadikan simbol identitas bagi komunitas penggunanya, bahkan digunakan sebagai kata sapaan untuk memanggil di antara teman, untuk meningkatkan rasa kebersamaan.

Normalnya, kata tersebut digunakan sebagai umpatan pada saat emosi meledak, marah, atau untuk membenci dan mengumpat seseorang. Kata Jancok juga menjadi simbol keakraban dan persahabatan khas di kalangan sebagian arek-arek Suroboyo.

Kata ini memiliki sejarah yang masih rancu. Kemunculannya banyak ditafsirkan karena adanya pelesetan oleh orang-orang terdahulu yang salah tangkap dalam pemaknaan, dan versi-versi ini muncul dari beberapa negara tetangga yang orang-orangnya mengucapkan kata yang memiliki intonasi berbeda namun dengan bunyi hampir sama. Hal ini karena orang-orang dari beberapa negara tetangga tersebut mengucapkan kata yang hampir mirip kata jancok dengan ekspresi marah, geram, atau sejenisnya. Orang Jawa dahulu mengartikan kata jancok (menurut lidah orang Jawa) adalah kata makian. Selengkapnya  

Oke kita lanjut ke topik awal pembahasan. Jaman sekarang yang sudah semakin maju dan apa apa yang gak terlalu penting selalu di update di social media entah itu Facebook, IG, Twiter dan lain lain.

Di jaman ini banyak anak anak alay yang berevolusi menjadi anak anak kekinian. Dari yang awal awalnya yang kuno dan gak tau malu menjadi sok gaul dan tetep gak tau malu dan selalu kudet. Contohnya waktu itu di kelas gue, gue lagi ndengerin " Marshmello - Allone " dan karena gak bawa headset lalu gue nyalain aja lagunya keras keras sambil tiduran, tiba tiba ada yang ngomeng " Lagu apaan sih tuh, cuman bikin berisik aja nyalain lagu yang bagus napa " dan ya terserah gue lah lu gak suka gak masalah.

Tapi tadi nih waktu gue di sekolah dianya ngulangin terus menurus Allone dan Faded -,- lu dulu pernah bilang gak suka tapi kenapa lu ulangin terus menerus.

Negeri kita sudah hampir rusak gara gara anak mudanya, tapi kalau saya perhatikan itu semua berawa dari lingkungan. Gue kasian sama anak cewek yang berbicara kotor padahal mereka berjilbab, yang bikin gue trenyuh itu ngebikin agama gue kelihatan jelek. Bukannya gue rasis atau apa tapi, gue malu ada anak cewek berjilbab tapi omongannya sampah.

Beberapa waktu yang lalu di lampu merah ada dua pengendara sepeda motor, yang satu berjilbab dan yang satu tidak. Mereka berdua sama sama nggak makek helem, waktu lampu mulai hijau mereka tancap gas sampek mentok langsung ngebut dan anak cewek yang tidak berjilabab meneriakkan jan*ok pada yang berjilbab dan yang berjilbab ngacungin jari tengah dan sambut menjawab jan*ok.

Keliatan banget seperti orang yang nggak berpendidikan, padahal mereka nggunain seragam sekolah. Dan ada lagi bro, waktu gue tanya sesuatu ke temen cewek gue ( Bukan Pacar ) tentang kakak kelas yang daftar polisi ketrima enggak dengan tujuan gue dapet info tentang pendaftaran polisi itu gimana, waktu gue tanya baik baik...

" D** bang am**r apa daftar polisi? ketrima enggak?"

cuman di baca dan nggak di bales, gue marah dan gue marahin lalu gue kasih tau...

"Do you know
I need information, but you just see without responding. How hard can it say you don't know? What you don't appreciate people ask ? Oh, I see, maybe the keyboard you break down when other people ask. No wonder many who hates you, you're supposed to be intropek, a loser.
If you don't understand the criticism, maybe you need to go to school again from scratch."

( sengaja makek bahasa Inggris biar ganteng )  gue akui bahasa gue kasar men, tapi apa kalian tau reaksinya bagaimana?



Keliatan kah? jika kalian gak ngerti, gue bahasa indoin dulu

"he lo ngatain gue gitu di wa apa udah betul? apa lo udah ngelihat ( gue gak tau yang ini ) lo cowok sikapmu busuk. mulutmu melebihi mulut sisa, luarmu laki dalem mu cewek, coba ngomong didepan gue , daripada ngomong di wa akirny kamu off, tau enggk? nyadar enggk? kalau sifatmu kayak anj*ng, kamu ngomong baik baik apa enggk bisa, apa kamu kira aku orang bodoh serius kok mulutmu kalau ngomong seenaknya sendiri...kamu seharusnya intropeksi diri apa menurutmu kamu yang paling benar, ngatain gue kayak gitu"

Padahal gue awalnya ngomong baik baik men, tapi yah percuma ngomong sama orang yang nggak ngerti. Gue bukannya cewek yang beraninya ngomong di belakang, gue lebih suka ngomong langsung tapi dianya nggak pernah mau ketemu, gue samperin selalu ngehindar. Gue bukan pengamen yang selalu mendatangi client. Jadi baper gue...

Setau gue orang nggak perlu pinter masak buat menilai masakan itu nggak enak, dan orang nggak perlu jadi sempurna buat menilai orang. -Ardisca Ar

Para remaja jaman sekarang emang udah hampir semua tercemar, tapi tidak semua. Banyak remaja yang semakin nakal dan semakin mau di bodohi tapi di sisi lain masih ada remaja yang berprestasi,...

Berjilbab

Inti dari postingan ini, cuman mau ngasih tau. Jangan nilai sesuatu dari sampulnya tapi dari synopsis, lebih baik culun tapi berprestasi dari pada keren tapi ancur. Dan jangan mudah terpengaruh pada lingkungan karena kita memiliki pendirian senidir.

Mungkin itu saja jika ada kekurangan mohon di tambahkan, jika ada kata kata kotor atau yang kurang berkenang mohon di betulkan, sekian dan terima kasih...

10 comments

Semoga kita bisa pelopor kaum muda yang sopan dan tetap bersahaja ya bang :)

Oh iya, kalau pengen ngesensor kata kasar dari awal sekalian aja bang dari atas. Di atas gak disensor tapi kok di bawah disensor, mending kalau mau sensor dari awal disensor bang kata-katanya. Kalau gak mau disensor ya udah buka aja semua bang.

Itu aja sih.

Selamat siang :)

Reply

Bangsa kita memang sudah rusak. Ntah gimana cara memperbaikinya.

Alangkah baiknya jika cewek diatas berfoto memakai alquran, eh ini malah ngupil pakai jari tengah dah gitu meleset lagi.....kwkwkwkwkw

Sangat memotivasi^_^

Reply

miris banget gua ngeliatnya menggunakan hijab tapi mengeluarkan jari tengah. menurut gua sih cewek itu menggunakan hijab hanya karena terpaksa atau biar dilihat orang kelihatan alim... tapi cara ngebedain mana yang niat dan ga niat menggunakan jilbab sih yaitu dari perilaku dan cara ngomongnya sehari-hari

Reply

ya biar lebih jelas aja gan :D makasih atas sarannya

Reply

biar keknian gan, kan cewek makek jilbab jadi tambah cantik.

Reply

Kadang juga suka heran yang kerudungan tapi ngomong kasar di social media. Kayak yang gak pantes aja gitu. Itu kutipan kayak, ngomentarin karya orang nggak mesti punya karya dulu, kan? Haha gitu deh.

Reply

Di tempat gue tinggal , banyak banget kalo malam minggu ketika gue bareng dengan keluarga buat makan malam , gue ngeliat banyak anak anak yang kelakuannya minus , bahkan kebanyakan dari mereka BERJILBAB.

Gue bingung , apa iya orang tua nya gak peduli ? gue bingung disitu . Moral udah mulai rusak , dan kesuraman udah menghampiri kehidupannya.

Reply

Mereka semua itu pasti penganut alirannya Awkarin dan Young Lex
Gpp sering ngomong kasar, asal masih dalam batas wajar wkwkwk
Masalahnya, batasan wajar tiap orang itu berbeda. Buat mereka, yg mereka omongin itu mungkin belum termasuk kasar kali ya?

Reply

gue juga kadang bingung ortu mereka apa enggak peduli

Reply

Kalo yang kek gini, biasanya, dia berhijab, tapi hatinya enggak, alias cuma buat pencitraan doang biasanya.

Reply

Post a Comment